Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Lina Tripena Berharap Pelaku Penganiayaan Ayahnya Segera Ditangkap


MEDAN, JWO- Lina Tripena (54) warga Jalan Subur Kel.Anggrung, Kec.Medan Polonia, mendatangi beberapa orang jurnalis di Polrestabes Medan. Pasalnya, ia kebingungan lantaran pelaku penganiayaan terhadap ayahnya, Tjaw Siong Tak (84), hingga kini belum juga ditangkap, Sabtu (15/3/2025). 


Dihadapan jurnalis, Lina Tripena, anak Tjaw Siong Tak (korban), menceritakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Rabu (19/2/2025) lalu, saat itu pelaku yang diketahui bernama Asiang Lilin, melintas di depan rumahnya dengan mengendarai mobil. 


Saat itu, pelaku yang turun dari mobilnya langsung mempermasalahkan jemuran kepada anak korban, Lina Tripena, dengan alasan ia tidak bisa melewati jalan tersebut. 


"Dia lewat pakai mobil langsung turun dan memarahi saya, dia bilang "kenapa jemur pakaian di jalan umum, saya tidak bisa lewat!!," ucap Lina menirukan ucapan pelaku. 


Lina menjelaskan bahwa sang ayah yang saat itu sedang bersamanya langsung melerai lantaran tak mau ada keributan. 


"Ayah saya langsung bilang, " Jangan ribut-ribut di sini, jemuran sudah di pinggir, kau bisa lewat!!," kata Lina menirukan ucapan ayahnya. 


Foto : Tjaw Siong Tak (Korban) saat dirawat di rumah sakit


Namun, lanjut Lina, setelah mendengar ucapan itu, pelaku emosi dan langsung memelintir tangan kanan korban. Mirisnya, pelaku sempat hendak memukul namun korban berhasil mengelak dan hampir terjatuh ke dalam selokan. 


"Tangan kanan ayah saya dipelintirnya ke belakang, lalu mau dipukulnya tapi ayah saya menghindar, hampir masuk selokan karena untuk mengelak pukulannya, karena gak berhasil kemudian dia memelintir tangan kiri ayah saya," sebut Lina sembari menahan air matanya. 


Lina menyebutkan para warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung melerai keduanya, setelah itu pelaku pun pergi dari lokasi kejadian. 


"Tangan ayah saya jadi luka, umurnya sudah tua jadi kalau dipelintir seperti itu bisa menjadi luka di kulitnya," kata Lina sambil menunjukkan foto bekas luka di tangan ayahnya. 


Lina menjelaskan bahwa kejadian tersebut sudah mereka lapor ke Polsek Medan Baru dengan bukti laporan polisi Nomor : LP/B/144/II/2025/SPKT/POLSEK MEDAN BARU/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMUT, tanggal 19 Februari 2025, namun hingga kini pelaku belum juga ditangkap. 


"Sudah sebulan laporan kami belum ada hasilnya, kami sangat berharap agar pelaku segera ditangkap oleh pihak kepolisian, karena akibat perbuatannya, ayah saya menjadi trauma, sekarang kondisinya tidak berani keluar rumah dan melihat orang yang tidak kenal jadi teriak-teriak," harapnya sambil meneteskan air mata. 


Sementara itu, Kapolsek Medan Baru, Kompol Yayang Rizki, saat dikonfirmasi wartawan mengenai hal tersebut, mengatakan bahwa pelapor dan terlapor sama-sama merasa dipukul. 


"Kan gak harus ditangkap, karena mereka dipukul juga, saling merasa dipukul," kata Kapolsek.(Rel) 

Post a Comment for "Lina Tripena Berharap Pelaku Penganiayaan Ayahnya Segera Ditangkap"